Indonesia mendaftarkan Jakarta dan akan bersaing dengan Tiongkok yang mengajukan Khusan dalam bidding 28 Mei mendatang di India.
- Tim WowKeren
- Rabu, 28 Mei 2014 - 09:09 WIB
WowKeren - 28 Mei nanti, akan digelar bidding tuan rumah Piala Thomas dan Uber 2016. Acara bidding rencananya dilangsungkan di New Delhi, India.
Sebagai salah satu kandidat, Indonesia mengajukan Jakarta untuk menjadi tuan rumah. Sementara Tiongkok mendaftarkan kota Khusan.
"Mudah-mudahan Indonesia berhasil menjadi tuan rumah. Bidding berlangsung pada 28 mei. Pada gelaran 2016, saya yakin kita bisa merebut Piala Thomas dan Uber," tutur Sekjen PP PBSI, Anton Subowo di terminal kedatangan 2E, bandara internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (27/5). "Hanya dua negara yang mencalonkan diri. Indonesia dan Cina kembali bersaing seperti di bidding BWF World Championships 2015. Kala itu hasilnya yang menang Jakarta, kita lihat nanti untuk Piala Thomas dan Uber 2016."
Jakarta dan Khusan memang pernah bersaing saat bidding tuan rumah Kejuaraan Dunia 2015. Hasilnya, Jakarta berhasil memenangkan bidding tersebut.
Indonesia tercatat sudah delapan kali menjadi tuan rumah Piala Thomas yaitu pada 1960, 1966, 1972, 1978, 1986, 1994, 2004 dan 2008. Sedangkan Piala Uber dihelat sebanyak empat kali di Indonesia pada tahun 1974, 1994, 2004 dan 2008. Semua kompetisi ini dilangsungkan di Jakarta.
Selain soal bidding, Indonesia kembali ditetapkan sebagai council member di BWF. Ini akan menjadi keuntungan tersendiri.
"Keuntungannya banyak sekali, misalnya suara kita lebih banyak didengar," ujar Bambang Roedyanto, Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI. "Council member juga punya hak untuk menyampaikan ide atau masukan secara langsung. Selain itu, banyak keputusan diambil dari voting oleh council member."
(wk/)