Menurut Indra Sjafri, timnas berhasil menerapkan sejumlah strategi namun tetap kurang variatif dan belum maksimal memanfaatkan penguasaan bola.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 Mei 2014 - 14:21 WIB
WowKeren - Timnas U-19 hanya bisa bermain imbang 0-0 dalam laga melawan Lebanon di Stadion Manahan Solo, Rabu (28/5) malam. Pelatih U-19, Indra Sjafri, langsung mengevaluasi kelebihan dan kekurangan Evan Dimas cs.
"Ini hasil sudah sesuai target. Taktik yang kita rencanakan berjalan baik," kata Indra mengambil hikmah meski tim gagal mencetak gol. "Saat permainan dengan taktik pertama tidak berkembang, kami instruksikan anak-anak mengubah taktik. Dan mereka berhasil mengubahnya dalam waktu cepat."
"Walaupun gol belum maksimal, kami puas dengan permainan tadi," lanjut Indra. "2 bulan ini kita akan melatih finishing touch yang masih kurang."
Bukan hanya kekurangan di finishing touch, timnas juga memiliki kelemahan lainnya. Indra mengatakan anak didiknya memiliki prosentase penguasaan bola sebesar 71 persen. Sayangnya tak dimanfaatkan dengan maksimal.
"Namun keunggulan tersebut tidak mampu dimanfaatkan dengan baik," ujar pelatih Sumatera Barat ini. "Permainan anak-anak kurang variatif."
(wk/)