Apple dikabarkan gerah dengan bocoran produk iPhone 6 dan meminta bantuan 200 jasa keamanan di Tiongkok untuk menangkap pelaku pembocoran.
- Tim WowKeren
- Senin, 02 Juni 2014 - 11:01 WIB
WowKeren - Apple dikabarkan mempekerjakan jasa keamanan di Tiongkok untuk menangkap pembocor informasi tentang iPhone 6. Bahkan, Apple meminta bantuan 200 orang petugas untuk menangkap siapa pun yang telah mengunggah spesifikasi iPhone 6 di dunia maya.
Sonny Dickson, orang yang dikenal sering membocorkan informasi mengenai produk Apple, membenarkan berita ini. "Fact: Apple had asked Chinese authorities to catch those who are trying to leak i6 (Apple telah meminta otoritas Tiongkok untuk menangkapi pihak-pihak yang coba membocorkan iPhone 6)," tulis Dickson dalam Twitter-nya, @SonnyDickson.
"There are about 200 security officers (Ada 200 petugas keamanan)," lanjutnya. "Trying to catch those who dare to sell i6 accessories (Mereka mencoba menangkap siapa saja yang berani menjual aksesoris i6)."
Dalam blog pribadinya, Dickson juga mengungkap bahwa ada sekitar 120 orang petugas keamanan yang melakukan razia di mal pusat elektronik Yuanwang, pekan lalu. Apple diduga ikut andil dalam aksi ini, tetapi perusahaan asal Cupertino tersebut membantahnya.
Bocoran ini memang sulit dicegah sebab peluangnya sangat besar mengingat mata rantai panjang produksi dan sistem distribusi produk Apple. Padahal semasa kepemimpinan Steve Jobs, Apple dikenal paling jago menjaga rahasia produknya. Sedangkan kabar seputar iPhone 6 sudah banyak beredar belakangan ini, seperti info perilisan September 2014 dan menggunakan layar 4,7 inci.
(wk/)