Google ingin meningkatkan layanan musik streaming dengan membeli Songza yang mempunyai valuasi pasar rendah tetapi memiliki jumlah pendengar yang cukup besar.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 07 Juni 2014 - 10:07 WIB
WowKeren - Google dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk membeli Songza. Menurut laporan New York Post, Google sudah menyiapkan dana sekitar USD 15 juta (Rp 178 miliar) untuk mengakuisisi layanan streaming musik tersebut.
Google sebenarnya sudah mempunyai beberapa produk untuk layanan musik streaming. Mereka memiliki Google Play Music All Access yang bersaing ketat dengan iTunes dan Amazon, juga layanan perpustakaan musik, Google Music. Tak ketinggalan YouTube, yang secara teknis menjadi layanan video musik streaming paling populer di dunia.
Lalu, mengapa Google masih ingin membeli Songza? Beberapa ahli menyebut ada dua alasan besar Google melakukan hal ini.
Pertama, Songza dinilai lebih baik dari Google Play dan lebih kohesif daripada YouTube. Kedua, karyawan Songza dianggap bisa mendukung upaya Google untuk mengembangkan layanan musik streaming setelah sebelumnya Apple membeli Beats.
Selain itu, Songza memiliki jumlah pendengar yang cukup besar, sekitar 5,5 juta per bulan. Valuasi pasarnya juga tergolong rendah jika dibanding pesaing utama semacam Pandora (USD 5 milar atau Rp 59 triliun) atau Spotify (USD 4 miliar atau Rp 47,5 triliun).
"Google sudah menawarkan kepada mereka sekitar USD 15 juta," ucap salah satu sumber dalam pembicaaran tersebut. "Pertanyaannya adalah apakah Songza akan menyetujuinya?"
(wk/)