Glenn mengaku ingin menyampaikan arti pentingnya perdamaian lewat film dan novel 'Cahaya dari Timur' yang segera dirilis.
- Tim WowKeren
- Selasa, 10 Juni 2014 - 09:21 WIB
WowKeren - Menjelang perilisan "Cahaya Dari Timur: Beta Maluku di bioskop, Glenn Fredly juga merilis versi novel film tersebut. Glenn mengaku ingin menyampaikan pesan perdamaian lewat film dan novel tersebut.
"Masalah perdamainan masalah besar di dunia," ujar Glenn ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (9/6). "Kita pengen share dan saya rasa emang takdirnya film ini rilis di tengah pesta demokrasi, nggak ada unsur kesengajaan."
"Menarik banget pada saat film dan novel ini bertemu ini menjadi suatu kekuatan sinergis yang luar biasa," tambahnya. "Tentang betapa pentingnya arti perdamaian yang harus dirawat, yang harus dijaga, karena nggak cuma untuk generasi hari ini, tapi generasi ke depan."
Penyanyi berusia 38 tahun ini juga mengaku bangga bisa menjadi produser "Cahaya dari Timur", serta merilis versi novelnya. "Jadi kita bangga banget. Saya selaku produser, sama Angga sebagai sutradara film, sebelum film ini rilis kita me-launching novel ini," ungkapnya.
"Cahaya dari Timur" diarahkan sutradara Angga Sasongko dengan dibintangi Chico Jericho, JFlow, Shafira Umm dan Jajang C. Noer. Film yang melakoni syutingnya di Maluku ini akan menghiasi bioskop pada 19 Juni 2014.
(wk/)