Gaji Belum Dibayar, Pemain Asing Ini Jualan Jus di Solo
SerbaSerbi

Sergei Litvanov mengaku sudah mengadu ke PSSI mengenai masalahnya ini tetapi tidak ada respon positif dari otoritas tertinggi sepakbola Tanah Air itu.

WowKeren - Nasib mantan pemain PSLS Lhokseumawe, Sergei Litvanov, hingga saat ini masih terkatung-katung. Karena gajinya belum dibayarkan klub, Sergei pun harus menyambung hidupnya dengan bekerja sebagai penjual jus di Kota Solo.

Kasus yang dialami Sergei ini pun mendapat perhatian serius dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. Menpora mendesak agar PSSI sebagai otoritas tertinggi sepakbola Tanah Air cepat menanggapi masalah ini.

"Saya sudah berkomunikasi langsung dengan PSSI agar menyelesaikan dengan cara seperti biasa," kata Menpora. "Sebetulnya, ini adalah urusan klub, tetapi kami tidak mungkin untuk lepas tangan."

"Sekarang, biar PSSI yang menegakkan aturan ke klub yang bersangkutan," lanjutnya. "Jadi, bolanya kini ada di PSSI untuk berkomunikasi dengan klub sehingga pemain tersebut tidak berjualan jus lagi."


Sebelumnya, Sergei sudah sempat menghubungi PSSI perihal masalah yang dideritanya itu. Namun menurut pemain asal Rusia tersebut, PSSI tidak terlalu serius menanggapi keluhannya.

"Waktu itu PSSI sempat menghubungiku, katanya mau bantu. Tetapi hingga sekarang tidak ada berita sama sekali," keluh pemain 27 tahun itu. "Mungkin mereka lupa atau tidak mau mengurus kasusku ini. Aku sangat kecewa karena tidak ada yang peduli."

PSLS Lhokseumawe dikabarkan menunggak gaji Sergei selama periode Juli-Desember 2013 sebesar Rp 124 juta. "Aku hanya ingin pulang ke Rusia. Tetapi, tidak punya uang karena gaji belum dibayar," pungkasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!