Layanan Musik Berbayar YouTube Ditentang Label Independen
SerbaSerbi

Kesepakatan yang ditawarkan YouTube dinilai sangat tidak menguntungkan dan menganggap layanan video musik milik Google itu telah menyalahgunakan kekuasaan.

WowKeren - Google pada hari Selasa (17/6) mengumumkan pihaknya berencana untuk meluncurkan layanan musik berbayar di YouTube, akhir musim panas ini. Langkah ini diambil untuk bersaing dengan perusahaan seperti Spotify, Pandora dan Rhapsody.

Imbasnya, video-video pemusik dari label independen seperti Adele, Arctic Monkey dan Radiohead akan ditarik dalam waktu beberapa hari ke depan. Pasalnya, mereka tidak menemui kesepakatan perihal kontrak baru dalam layanan musik berbayar ini.

Beberapa perusahaan independen tersebut mengatakan mereka tidak mendapatkan tawaran dan syarat yang cukup baik. Sementara, YouTube mengklaim mereka berencana membawa mitra musiknya ke dalam "aliran pemasukan baru".

"Kami menambahkan fitur berbasis langganan musik di YouTube untuk membawa mitra musik kami ke arus pendapatan baru," kata YouTube dalam sebuah pernyataan. "Kami juga sudah menghasilkan ratusan juta dolar bagi mereka setiap tahun."


Sementara itu, Presiden American Association of Music Independent, Kaya Begloff, mengatakan bahwa musisi independen sedang diperlakukan tidak adil karena tidak memiliki kekuatan pasar. "Aku jelas tidak senang dengan hal ini. Kami meminta diperlakukan secara adil," tandas Bengloff.

CEO Worldwide Independent Network, Alison Wenham, menambahkan bahwa keputusan YouTube memblokir beberapa label independen adalah kesalahan besar. "Spotify dan Deezer melakukan pekerjaan lebih baik untuk musik independen," seru Wenham.

Layanan ini nantinya memungkinkan pengguna untuk menonton video atau mendengarkan musik tanpa iklan pada perangkat apa pun. Pihak YouTube sendiri telah menandatangani kesepakatan dengan beberapa label rekaman besar, seperti Sony, Universal dan Warner.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!