PBSI akan melakukan evaluasi dan perombakan kepada seluruh pemain dan tim pelatnas usai gagal meraih satu gelar pun di Indonesia Open 2014.
- Tim WowKeren
- Senin, 23 Juni 2014 - 08:27 WIB
WowKeren - Meski tampil di rumah sendiri, Indonesia gagal menyabet satu gelar pun dalam ajang Indonesia Open 2014, yang berakhir Minggu (22/6) malam. PBSI, sebagai induk organisasi bulutangkis negeri ini, pun menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh pencinta bulutangkis Indonesia.
"Saya selaku manajer tim, meminta maaf karena Indonesia tidak memperoleh gelar di Indonesia Open tahun ini," tutur Ricky Subagja. "Memang menyakitkan, tetapi sesegera mungkin kami akan mengevaluasi bersama, termasuk menyiapkan sejumlah atlet yang berpotensi untuk ke depannya."
"Masing-masing nomor tentu akan dievaluasi semua," lanjut Kepala Sub Bidang Pelatnas PP PBSI itu. "Rencananya, pekan depan kami akan mulai mendiskusikannya dengan para pelatih."
Sebenarnya, Indonesia berpeluang meraih satu gelar lewat pasangan ganda putra, Hendra Setiawan - Mohammad Ahsan. Sayang, menghadapi duet Korea Selatan, Lee Yong Dae - Yoo Yeon Seong, di laga puncak, mereka harus takluk, 15-21 dan 17-21.
"Kalau berbicara target, kita memang gagal" imbuh Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky. "Tahun lalu, kita bisa merebut satu gelar juara. Sementara tahun ini, kita tidak dapat gelar sama sekali."
"Untuk itu, tak hanya atlet, kami juga akan melakukan perombakan tim pendukung," kata Rexy. "Kami juga akan mencoba menghidupkan lagi pusdiklat-pusdiklat untuk para atlet."
Kunjungi Galeri Foto Indonesia Open 2014.
(wk/)