Kim Kardashian berpendapat memboikot Hotel Beverly Hills milik Sultan Brunei Darussalam bukanlah aksi yang tepat untuk ikut mendukung gay dan lesbian.
- Tim WowKeren
- Selasa, 24 Juni 2014 - 16:09 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu sejumlah artis Hollywood menunjukkan dukungannya untuk memboikot Hotel Beverly Hills milik Sultan Brunei Darussalam. Aksi ini dilakukan atas bentuk ketidaksetujuan terhadap hukum yang diberlakukan Sultan Hassanal Bolkiah di Brunei terhadap kaum gay dan lesbian. Namun, Kim Kardashian rupanya memiliki pendapatnya tersendiri terhadap aksi pemboikotan tersebut.
Istri Kanye West ini berpendapat pemboikotan tersebut bukanlah hal yang tepat dilakukan untuk menunjukkan dukungan pada kaum gay dan lesbian. Menurutnya, aksi itu bisa merugikan banyak pihak yang tidak bersalah seperti para pekerja hotel tersebut.
"Aku mulai menyadari memboikot hotel itu bukanlah solusi yang baik. Untuk sultan yang memiliki kekayaan USD 20 miliar (sekitar Rp 240 triliun) kerugian ini tak terlalu berpengaruh baginya. Tapi staf hotel yang bekerja di sana mendapat banyak efek negatif karena aksi ini selama berminggu-minggu."
"Kita tidak seharusnya menghukum orang yang sudah bekerja keras selama bertahun-tahun," tambahnya. "Ketidakadilan untuk kaum gay dan lesbian di seluruh dunia memang tak akan pernah padam dan aku akan tetap mendukung komunitas gay-lesbian apapun yang terjadi."
Selain Kim, Rose McGowan dan Russell Crowe juga tak setuju dengan pemboikotan tersebut. Sosialita berusia 33 tahun ini yakin pasti ada cara lain untuk menyelesaikan permasalahan itu.
(wk/)