Jika pembelian itu terlaksana, Yahoo berharap dapat mencapai 3 miliar kunjungan setiap bulan ke situsnya.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 28 Juni 2014 - 08:53 WIB
WowKeren - Rivalitas di dunia internet tampaknya akan semakin sengit menyusul rencana Yahoo untuk mengakuisisi Fullscreen. Untuk membeli penyedia konten YouTube tersebut, Yahoo dikabarkan telah mengajukan tawaran sebesar USD 250 juta atau setara Rp 3 triliun.
Menurut laporan Sky News, Yahoo disebut ingin memperluas jangkauannya ke konsumen muda. Jika pembelian itu terlaksana, Yahoo berharap dapat mencapai 3 miliar kunjungan setiap bulan ke situsnya.
Namun untuk merealisasikan niatnya, Yahoo harus berhadapan dengan perusahaan Chernin. Chernin adalah salah satu pemegang saham Fullscreen bersama agensi iklan WPP dan Comcast Ventures.
Chernin, yang dimiliki oleh mantan eksekutif News Corp, Peter Chernin, dikabarkan juga siap melego sahamnya. Namun, peminat diharuskan menyediakan dana tak kurang dari USD 300 juta (Rp 3,6 triliun).
Fullscreen sendiri didirikan pada 2011 oleh mantan eksekutif Google, George Strompolos. Fullscreen mengoperasikan 15 ribu saluran yang mampu menarik 2,5 miliar kunjungan setiap bulannya. Perusahaan ini bekerja sama dengan sejumlah mitra, antara lain NBC, Fox, Cartoon Network dan pengiklan.
(wk/)