Persebaya berharap bisa belajar tentang pengelolaan industri sepakbola di Jepang dari Jubilo Iwata.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 12 Juli 2014 - 11:52 WIB
WowKeren - Persebaya tampaknya mengikuti jejak Arema Cronus, menjalin kerja sama dengan klub dari Liga Jepang. Secara diam-diam, manajemen Bajul Ijo mengadakan pertemuan dengan manajemen Jubilo Iwata, Jumat (11/7) petang.
Pertemuan itu disebut sebagai langkah awal Persebaya untuk menjalin kerja sama dengan Jubilo Iwata. "Benar, kami bertemu dengan perwakilan Jubilo. Banyak hal yang kami bahas dengan mereka," jelas sekretaris Persebaya, Rahmad Sumanjaya.
Sementara Director Business Development Persebaya, Ali Affandi, berharap pertemuan awal dengan manajemen Jubilo Iwata memberikan dampak positif bagi Persebaya di kemudian hari. Dengan menggandeng klub kasta kedua Liga Jepang itu, diharapkan Persebaya mendapat pelajaran berharga.
"Dari segi pendanaan, rata-rata klub Liga Jepang menghabiskan sekitar Rp 300 miliar per musim. Sangat timpang bila dibandingkan dengan sepakbola tanah air," ucap Andi, sapaan akrabnya. "Pengelolaan industri di sana sudah lebih maju dan profesional. Semoga kami bisa belajar banyak dari J-League."
Sementara kenapa Jubilo memilih Persebaya sebagai rekanan, menurut Andi itu lebih karena faktor persamaan sejarah. "Mereka pernah menjadi raksasa Liga Jepang dan terdegradasi. Pun demikian dengan kami yang juga pernah mengalami masa berlaga di kasta kedua," pungkasnya.
(wk/)