MAS menambahkan satu bayi dalam daftar korban WNI yang beredar sebelumnya dan Menlu RI mengatakan akan terus memantau perkembangannya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 18 Juli 2014 - 09:30 WIB
WowKeren - Tragedi kembali menghampiri maskapai Malaysia Airlines (MAS) pada Kamis (17/7). Pesawat berkode penerbangan MH17 yang mengangkut 295 penumpang tersebut jatuh di Ukraina tanpa satupun orang yang selamat. Kini pemerintah Indonesia menyelidiki adanya korban WNI.
Publik tersentak ketika MH17 dilaporkan jatuh di Ukraina karena ditembak dengan rudal di ketinggian 10 ribu meter. Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawaban atas penyerangan ini meski sempat diberitakan dilakukan oleh pemberontak Ukraina. Saksi mata mengatakan benturan pesawat jenis Boeing 777 itu ketika menghantam daratan seperti gempa bumi.
Menurut keterangan terbaru dari MAS, data jumlah korban yang sebelumnya ada 295 orang kini bertambah menjadi 298 orang. Berdasarkan jumpa pers di Bandara Schiphol, Amsterdam, ada 11 warga Indonesia yang menjadi korban tewas. Namun kini jadi 12 orang dengan adanya satu bayi.
Menlu RI, Marty Natalegawa, juga menyampaikan rasa keprihatinan terhadap tragedi ini. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengeluarkan pernyataan resmi petang ini tentang MH17. Sementara itu para pemimpin negara mengucapkan bela sungkawanya dan semua rute penerbangan di kawasan itu dialihkan.
"Pemerintah Republik Indonesia mengikuti berita tentang jatuhnya pesawat Malaysia Airlines dalam penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur dengan penuh keprihatinan," ucap Marty pada Jumat (18/7). "Diduga kuat terdapat sejumlah penumpang WNI dalam pesawat Malaysia Airlines. Namun hal ini sedang dalam proses konfirmasi. Indonesia turut duka cita sangat mendalam atas musibah ini."
Laporan sementara mengungkap bahwa ada 154 warga negara Belanda, 27 warga Australia, 23 Malaysia, 6 Inggris, 4 Jerman, 4 Belgia, 3 Filipina dan 1 Kanada yang menjadi korban selain dari Indonesia. Perdana Menteri Perancis juga menyatakan 4 warga negaranya ada di MH17. Gorter menyebutkan 47 penumpang belum diketahui kewarganegaraannya dan ke-15 awak pesawat berkewarganegaraan Malaysia.
Berikut ini nama 12 WNI yang menjadi korban MH17:
- Mr Hadiono Gunawan
- Mrs Yodricunda Theistiasih
- Mrs Ketut Wiartini
- Mrs Yuli Hastini
- Mrs Vickiline Kurniati Kardia
- Mrs Supartini
- Mr Hendry
- Ms Gerda Leliana Lahenda
- MSTR Werther Smallenburg
- Mrs Jane M Adi Soetjipto
- Mr Wayan Sujana
- MSTR Clarice Yelena Huizen (bayi)
- Untuk keluarga penumpang dan kru: +603 7884 1234 (Malaysia) atau +31703487770 (Belanda)
- Untuk media: +603 8777 5698/ +603 8787 1276
- Website resmi www.malaysiaairlines.com juga akan terus memperbarui informasi.