Pelatih Indra Sjafri berharap Evan Dimas dkk bisa tampil optimal meski harus menghadapi lawan yang berkekuatan U-21 plus tiga pemain senior.
- Tim WowKeren
- Kamis, 31 Juli 2014 - 08:47 WIB
WowKeren - Meski penyelenggara turnamen Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014 memberi kelonggaran kepada tiap tim untuk mencantumkan tiga pemain senior ke dalam skuad mereka, tetapi Timnas U-19 tidak mau memanfaatkan regulasi itu. Pelatih Garuda Jaya, Indra Sjafri, secara tegas menolak timnya disusupi pemain senior.
"Aku tidak mau dicampur dengan senior," kata Indra. "Namun secara teknis, turnamen ini memang lebih bermanfaat di fase pre-competition."
Ditambahkannya, calon peserta di turnamen HBT memang tidak selevel. Pasalnya, calon lawan di turnamen itu seluruhnya Timnas U-21 plus tiga pemain senior.
"Secara permainan memang tidak soal," terang pelatih asal Padang itu. "Tetapi, mereka semuanya Timnas U-21 plus pemain senior dan ini pasti berbeda dengan U-19."
Meski begitu, Indra berharap Evan Dimas dkk bisa tampil optimal dalam turnamen di Brunei Darussalam itu. "Semua lawan harus diwaspadai," tandasnya.
Menurut Indra, turnamen HBT 2014 juga lebih kompetitif karena menggunakan regulasi normal, yaitu 2x45 menit. Berbeda dengan turnamen Cotif di Spanyol yang menggunakan regulasi 2x35 menit.
"Saat itu, kami memang belum mendapat regulasi dan aturan pertandingan di Cotif. Belakangan, kami tahu bahwa mainnya hanya 2x35 menit," terang Indra. "Bagi tim pelatih, itu memang agak mengurangi nilai karena kami nanti bermain 2x45 menit di Piala Asia U-19."
Pada turnamen yang digelar 9-23 Agustus nanti, Timnas U-19 tergabung di Grup B. Mereka akan menghadapi tuan rumah Brunei, Kamboja, Malaysia, Singapura dan Vietnam.
(wk/)