Smartphone Premium Versi Mini Ternyata Tak Diminati Pasar
SerbaSerbi

Faktor harga yang tak sebanding spesifikasi dan sekedar beda layar membuat penjualan versi mini terus menurun.

WowKeren - Sudah menjadi hal umum vendor raksasa membuat versi mini dari seri jagoannya. Samsung juga selalu memproduksi versi mini dari Galaxy S yang diikuti HTC, LG maupun Sony. Namun ternyata versi mini tersebut sebenarnya tidak terlalu laku di pasaran.

Sebuah laporan dari pemasok di Taiwan mengungkap bahwa penjualan flagship versi mini terus menurun meski sumber itu tidak menyertakan data penjualan. Kurangnya nilai "jual" versi mini yang membuat konsumen tidak tertarik. Dengan harga yang tidak jauh beda dari versi asli namun ternyata konsumen tidak mendapatkan spesifikasi yang diinginkan.

Konsumen mempermasalahkan harga yang dinilai terlalu tinggi pada versi mungil. Dengan model sama hasil produksi Tiongkok yang seharga USD 150-200, versi mini biasanya dibanderol USD 400-500. Tentunya konsumen lebih memilih membeli smartphone yang lebih ramah di kantong.


Pengubahan nama tanpa pemakaian "Mini" juga dinilai tidak membantu banyak karena penjualan LG Beat (versi mini LG G3 mini) dan Sony Xperia Z1 Compact di bawah target. Dengan penjualan yang tak menggembirakan ini tampaknya akan membuat sebagian besar produsen akan mengubah strategi pemasaran smartphone versi Mini.

Pada 3 tahun lalu Samsung Galaxy S2 memiliki layar 4,3 inci yang sudah termasuk jumbo saat itu, namun Galaxy S2 Mini menawarkan layar selebar 3,7. Sementara itu tahun lalu Galaxy S4 mini diluncurkan dengan layar 4,3 inci yang kini menjadi ukuran layar "standar" versi mungil. Sedangkan LG Beat memiliki layar 5 inci sehingga memilih tak menggunakan nama "Mini".

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!