Farah mengaku sempat iba ke salah satu pencuri di rumahnya, tapi di lain sisi juga marah karena menderita kerugian banyak.
- Tim WowKeren
- Senin, 11 Agustus 2014 - 19:58 WIB
WowKeren - Senin, 11 Agustus, Farah Quinn mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menyaksikan sidang lanjutan terkait kasus pencurian yang terjadi di kediamannya di jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan yang terjadi April lalu. Saat itu dirinya sedang berada di luar negeri.
Saat ditemui, Farah mengaku hanya ingin meminta kejelasan mengenai kemana hilangnya barang-barang seperti mobil, laptop dan juga beberapa barang lainnya.
"Dari semua yang hilang, mobil, brangkas, yang ketemu cuma cincin, it's bullshit ya. Kalau mobil sudah susah ditemukan, aku pengen ada jawaban tindak lanjutnya, kemana perhiasan aku, laptop aku kemana perginya, bukan cuma tertangkap beberapa orang, that's it. Janggal saja," tutur Farah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, (11/8).
Meski mengakui ingin meminta kejelasan mengenai barang-barangnya yang hilang, namun Farah enggan berharap apa yang sudah dicuri dapat dikembalikan.
"Pengin sih, tapi aku enggak mau berkhayal yang enggak masuk akal, aku tahu enggak bakal balik semua, at least ada jawaban kemana hilangnya," paparnya.
Farah juga menjelaskan jika beberapa dari pelaku sudah meminta maaf secara pribadi kepadanya. Hal tersebut terjadi ketika sidang sebelumnya dimana Farah juga hadir dalam persidangan kala itu.
"Ya mereka minta maaf. Kemarin lagi bulan puasa. Kasihan sih ya. Apalagi salah satu terdakwa didatangin ibunya, nangis. Pas situasi gitu aku enggak tahu harus apa, I'm angry, tapi aku ada ibanya juga."
Dalam kesaksiannya di persidangan hari ini, Farah mengakui kerugian yang ia alami sekitar kurang lebih Rp 1 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari beberapa barang berharga yang berhasil dicuri dari kediamannya antara lain satu buah mobil Kijang innova yang ditaksir seharga Rp 200 juta, sejumlah uang, perhiasan, jam tangan, dan laptop. Dari barang-barang tersebut, dalam persidangan dihadirkan sejumlah perhiasan sebagai barang bukti.
(wk/)