Kuddle bertujuan mengedukasi anak-anak tentang sopan santun dan mencegah mereka dari intimidasi online dan praktik bullying.
- Tim WowKeren
- Kamis, 21 Agustus 2014 - 09:44 WIB
WowKeren - Kini, selain orang dewasa, anak-anak juga bisa mengutak-atik media sosial semacam Instagram. Pasalnya, baru-baru ini developer Norwegia telah mengembangkan "Kuddle", sebuah aplikasi yang disebut-sebut sebagai Instagram-nya anak-anak.
Kuddle, yang resmi diluncurkan Agustus ini, bertujuan mengedukasi anak tentang sopan santun dan mencegah mereka dari intimidasi online atau praktik bullying yang sekarang sedang marak. Para orangtua pun bisa memantau apa-apa saja yang dipublikasikan anak-anak mereka lewat aplikasi ini.
Karenanya, anak-anak yang ingin bergabung membutuhkan nama dan akun email orangtua mereka atau wali dengan usia 18 tahun ke atas. Jika sudah, maka mereka bisa melakukan registrasi.
Kuddle kini sudah tersedia dalam 9 bahasa dan akan dikembangkan lebih lanjut. Pihak developer sendiri telah mendapatkan dana segar USD 2 juta (Rp 23 miliar), dan jika ditotal lebih dari USD 8 juta (Rp 93 miliar), untuk mengembangkan Kuddle.
Sebagian besar pengguna aplikasi ini untuk sementara memang berpusat di Norwegia dan Amerika Serikat. Namun, pengembang telah mencatat pertumbuhan di negara-negara lain, seperti India dan Arab Saudi, sehingga mendorong mereka untuk membuat Kuddle dengan versi bahasa yang lain.
"Kami sangat senang dengan pertumbuhan sejauh ini," ungkap Kathryn Baker selaku pengembang kepada Reuters. "Kami telah memiliki pertumbuhan rata-rata 10 hingga 15 persen per hari."
"Kami sedang melakukan negosiasi dengan dua produsen perangkat internasional," timpal CEO Ole Vidar Hestaas. "Kami juga dalam pembicaraan dengan beberapa operator besar Eropa untuk pengembangan Kuddle."
Untuk sementara, aplikasi Kuddle masih terbatas di iOS. Tetapi, tidak menutup kemungkinan aplikasi ini juga akan merambah sistem operasi lain.
Berikut video tentang Kuddle:
(wk/)