Setelah tiga lompatannya didiskualifikasi panitia, Maria Natalia Londa akhirnya menang dengan melompat sejauh 6,55 meter.
- Tim WowKeren
- Selasa, 30 September 2014 - 08:47 WIB
WowKeren - Setelah tiga tahun puasa kemenangan di cabang atletik, Maria Natalia Londa akhirnya kembali berhasil meraih satu emas di nomor lompat jauh. Ia mengalahkan rivalnya di perlombaan yang dilangsungkan Senin (29/9).
Sebelum meraih kemenangan, pertandingan Maria sempat diwarnai drama. Enam dari tiga lompatannya didiskualifikasi panitia. Jarak lompatan Maria pun jauh tertinggal dari atlet lainnya.
Meski begitu, Maria melakukan lompatan terakhirnya dengan apik. Atlet kelahiran 29 Oktober 1990 itu melayang dan mendarat pada jarak 6,55 meter sehingga ia menjadi jawara pada pertandingan tersebut.
"Semakin tegang karena 3 lompatannya didiskualifikasi dan atlet Vietnam memimpin dengan lompatan 6,44 meter sementara Maria hanya 6,40 meter," jelas Sekretaris Jenderal PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Tigor Tanjung. "Puji Tuhan, di lompatan terakhir dia terbang dan melompat 6,55 meter. Ya kami senang dengan hasil ini."
Senang atas capaiannya, Maria mempersembahkan medali emasnya untuk Indonesia dan orang-orang terdekat. Tak lupa, ia juga memberikan penghargaan untuk pelatihnya, Ketut Pageh.
"Saya akan persembahkan emas ini buat masyarakat Indonesia dan keluarga saya," ujar Maria. "Terutama untuk pelatih saya, Ketut Pageh, yang selama ini sudah begitu sabar dan telaten membimbing saya."
Meski telah menang, perjuangan Maria di Asian Games 2014 belum usai. Ia masih harus kembali bertanding di nomot lompat jungkit, Rabu (1/10).
Sebelum Maria, Supriati Sutono adalah peraih medali emas terakhir Indonesia di cabang atletik. Ia melakukannya pada nomor lari 5.000 meter dalam gelaran Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand.
(wk/)