Google Merespon Ancaman Tuntutan Bocornya Foto Bugil Artis
SerbaSerbi

Google mengaku telah menutup ratusan akun dan menghapus ribuan foto dalam beberapa jam setelah laporan foto bugil itu masuk.

WowKeren - Google akhirnya menjawab ancaman tuntutan atas bocornya foto-foto pribadi artis yang mencapai USD 100 juta atau Rp 1,2 triliun. Dalam pernyataannya, Google mengaku telah menghapus ribuan foto dan menutup ratusan akun.

"Kami telah menghapus puluhan ribu gambar dalam beberapa jam setelah permintaan dibuat," kata juru bicara Google dalam sebuah email kepada Mashable, Jumat (3/10). "Kami juga telah menutup ratusan akun. Internet digunakan untuk banyak hal baik. Mencuri foto pribadi orang tentu bukan salah satu hal baik."

Sebelumnya, pengacara Marty Singer menyatakan bahwa tuntutannya mewakili puluhan wanita terkenal yang terpengaruh pencurian foto itu. Ia menyurati Google dan menyatakan bahwa apa yang telah diperbuat perusahaan California itu belum cukup. "Google mendapatkan jutaan dolar dan memanfaatkan wanita sebagai korbannya," tulis Singer dalam suratnya.

Singer meminta Google untuk menangguhkan atau menghentikan YouTube dan hosting akun Google pribadi. Ia juga ingin Google menghapus semua foto pribadi dari mesin pencari.


Dalam suratnya, Singer mengklaim bahwa dirinya telah menghubungi situs-situs hosting foto lain yang telah memenuhi permintaan untuk menghapus foto-foto pribadi. Google juga dianggapnya telah "sembarangan mengizinkan pelanggaran secara terang-terangan dan dengan sadar mengabaikan hak klien."

Gambar-gambar pribadi mulai beredar secara online sejak Hari Buruh di situs seperti 4Chan dan subkelompok Reddit yang disebut "The Fappening". Jennifer Lawrence, Kate Upton dan Kirsten Dunst dilaporkan menjadi korban pencurian foto pribadi tersebut.

Foto-foto itu diduga diambil dari akun iCloud. CEO Apple, Tim Cook, kemudian segera meningkatkan keamanan iCloudnya. Kasus ini pun masih terus bergulir di tangan FBI.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!