Pemerintah Malaysia ingin ST12 mengaransemen ulang lagu 'Salam Terakhir' yang didedikasikan untuk tragedi hilangnya pesawat MH17.
- Tim WowKeren
- Rabu, 15 Oktober 2014 - 08:24 WIB
WowKeren - Setelah lama tak muncul, band ST12 rupanya disibukkan dengan membuat karya anyar. Band yang digawangi Pepep Cs tersebut tengah mempersiapkan sebuah video klip baru.
"Hari ini kita lagi buat video klip untuk single 'Salam Terakhir'. Sebenarnya ini permintaan dari Pemeritahan Malaysia yang ingin kita membawakan lagu ini," beber Pepep di bilangan Jagakarsa, Cilandak, Jakarta (14/10). "Mereka meminta kami mengarasemen ulang lagu tersebut dengan versi ST12."
Lagu "Salam Terakhir" ini merupakan ciptaan seorang legenda asal Malaysia. Diakui Pepep, lagu ini dibuat oleh penyanyi tersebut untuk mengenang tragedi pesawat MH17 yang hilang beberapa waktu lalu.
Dalam pembuatan single itu, Pepep juga memperkenalkan formasi baru bandnya. Personel tersebut bernama Indra dan Dimas. Indra dipercaya menjadi bassist ST12, sedangkan Dimas menggantikan Ridho Tuah dan Charly sebagai vokalis band yang berkarir sejak 2004 itu.
"Indra dulu bermain dengan grup band Utopia. Setelah keluar dari bandnya, sekarang dia bergabung dengan kami," tutup Pepep. "Berbeda dengan Dimas. Kita ajak gabung dia melalui proses audisi."
Pepep berharap, formasi baru ST12 dapat membuat bandnya kembali eksis di Tanah Air. Pemilik nama asli Ilham Febry tersebut juga ingin band yang membesarkan namanya ini bisa tetap mengusung ciri khasnya sebagai band bergenre pop Melayu.
(wk/)