Jenazah juga ditemukan bersama pecahan kabin pesawat dan masih terikat di kursi penumpang.
- Tim WowKeren
- Kamis, 15 Januari 2015 - 08:24 WIB
WowKeren - Pada hari ke-18 (14/1) operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501, nelayan yang menjadi warga Desa Maradapan dan Marabatuan, Pulau Sembilan, Kotabaru, Kalimantan Selatan, menemukan dua jenazah di perairan setempat. Penemuan ini pun menggegerkan warga.
Awalnya, warga tak mengira kedua jenazah itu adalah korban AirAsia, namun Kapolres Kotabaru AKBP Rizal Irawan sudah mencurigai kemungkinan tersebut. Pasalnya, kedua korban masih dalam kondisi terikat sabuk pengaman lengkap dengan potongan kursi pesawat.
Menurut Banjarmasin Post, jenazah sudah sangat mengenaskan dan sulit dikenali secara fisik di bagian kepala. Jenazah juga ditemukan bersama pecahan kabin pesawat.
Dua korban tersebut dikonfirmasi Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo sebagai korban AirAsia. Hari ini (15/1), kedua jenazah akan dievakuasi dari Pulau Sembilan ke Banjarmasin lalu langsung menuju Surabaya.
Hingga kemarin (14/1), Basarnas dan jajarannya telah menemukan total 50 jenazah. Sementara itu, 32 jenazah telah teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur. SAR gabungan masih akan tetap meneruskan pencarian 112 korban lainnya.
(wk/)