Tragedi AirAsia QZ8501, Tukang Ojek Ikut Kecipratan Rejeki
Nasional

Sejak tragedi AirAsia QZ8501, Hendi mengaku pendapatannya sebagai tukang ojek melonjak naik.

WowKeren - Tragedi AirAsia QZ8501 memang menimbulkan duka yang mendalam bagi semua orang. Namun rupanya dibalik peristiwa ini, ada sejumlah tukang ojek yang justru kecipratan rejeki. Salah satunya adalah tukang ojek bernama Hendi.

Hendi sudah menjadi tukang ojek di Pangkalan Bun selama satu tahun terakhir. Berbekal ponsel, ia kerap kali menerima permintaan mengantar pelanggan via telepon ataupun pesan singkat. Selama kurang lebih 18 hari ini, rejeki pria bertubuh tambun itu justru berlipat ganda dari hari biasanya.

"Saya sering terima orderan dari wartawan yang minta diantar ke lokasi-lokasi AirAsia. Lumayan ramai, tiap hari pasti ada aja," kata Hendi. "Sejak kecelakaan AirAsia, sehari saya bisa dapat Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu. Paling banyak pernah dapat Rp 250 ribu sehari."


Setiap harinya, rata-rata ia mendapat empat hingga lima pelanggan wartawan. Pendapatannya pun ikut melonjak. Padahal di hari biasa, Hendi hanya membawa pulang uang rata-rata Rp 100 ribu.

"Yang penting halal dan mumpung masih muda harus terus semangat kerja cari uang," tuturnya. Jika sedang sepi orderan, Hendi biasa mangkal di depan Hotel Mutiara sambil menunggu penumpang yang ingin menggunakan jasanya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!