Topeng artefak Raja Tutankhamun memang tak ditemukan menjadi satu dengan jenggotnya sehingga jenggot tersebut mungkin copot.
- Tim WowKeren
- Senin, 26 Januari 2015 - 13:41 WIB
WowKeren - Topeng artefak dari Raja Tutankhamun yang telah berusia tiga ribu tahun tak sengaja lepas sejak Agustus lalu. Namun pada Sabtu (24/1) lalu, topeng yang dipamerkan di Museum Kairo, Mesir itu malah belepotan lem. Bagaimana bisa?
Rupanya artefak tak ternilai harganya itu diperbaiki dengan kurang baik. Kabarnya, jenggot tersebut dipasang dengan lem murahan dan ditempatkan dengan kurang rapi sehingga lem masih terlihat belepotan di dagu topeng.
Namun Christian Eckmann, seorang konservator Jerman, menilai kabar kerusakan Raja Tutankhamun itu telah dibesar-besarkan. Menurutnya, lem epoksi yang digunakan memang bukan lem terbaik namun adalah sebuah solusi.
"Penggunaan epoksi bukan yang terbaik, tapi itu adalah solusi," kata Christian dalam konferensi pers. "Namun tindakan perbaikan ini sayangnya tidak dilakukan dengan benar, sehingga Anda dapat melihat sekarang beberapa sisa-sisa lem pada jenggot itu."
Menurut Christian, menempelkan jenggot artefak ini tidak mudah. Belum ada kejadian seperti ini yang pernah terjadi sebelumnya.
Jenggot topeng Raja Tutankhamun awalnya lepas tanpa sengaja ketika para pengurus museum sedang mengganti lampu di dalam kotak patung. Mereka tak sengaja menyentuh jenggot tersebut hingga lepas.
Jenggot itu sendiri memang tidak menempel menjadi satu dengan topengnya ketika pertama kali ditemukan dan dibawa ke Museum Mesir pada 1924. Baru pada tahun 1941, jenggot itu ditempelkan pada topeng. Sayangnya, lem tersebut semakin memburuk selama 70 tahun terakhir.
(wk/)