Tes Keperawanan Murid Sekolah di Indonesia Disorot Dunia
Nasional

Kritikan tajam dilontarkan oleh wakil direktur Human Right Watch Asia, Phelim Kine.

WowKeren - Wacana tentang tes keperawanan bagi anak lulus sekolah yang bergulir beberapa waktu lalu masih terus berjalan. Kini, wacana itu malah mengundang kritikan tajam dari negara luar.

Kritikan itu datang dari wakil direktur Human Right Watch untuk Asia, Phelim Kine. Phelim menyebut rencana itu sebagai sesuatu yang mengerikan. "Secara tidak disadari, hal tersebut merupakan salah satu dari kekerasan terhadap wanita dan anak perempuan. Hal ini harus diakhiri," ungkapnya dilansir Asiaone.


Tes keperawanan sebagai syarat kelulusan sekolah ini diajukan oleh anggota DPRD Jember, Jawa Timur. Tahun 2013, hal serupa pernah terjadi juga di Sumatera Barat dan memicu kemarahan masyarakat Indonesia.

Pada saat itu rencana yang diusulkan yaitu untuk masuk Sekolah Menengah Atas (SMA), calon siswi harus melalui tes keperawanan terlebih dahulu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!