Melalui situs resminya, Menpora menyatakan sikap tegasnya menolak bergulirnya ISL 2015 jika syarat yang diminta belum lengkap.
- Tim WowKeren
- Selasa, 24 Februari 2015 - 09:17 WIB
WowKeren - Kisruh bergulirnya Indonesia Super League (ISL) 2015 masih berlanjut. Setelah Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memutuskan menunda kick off ISL 2015, kini giliran Menpora yang memperkuat keputusan tersebut.
Menpora Imam Nahrawi mengatakan ISL tetap tidak akan bergulir jika klub-klub peserta tak memenuhi dokumen syarat yang diminta. Menpora memastikan tak akan memberikan toleransi jika syarat yang diminta tak terpenuhi.
"Rencana PT Liga Indonesia untuk mengadakan kick off kompetisi ISL 2015 pada tanggal 5 April 2015 dapat diterima dengan SYARAT SELURUH DOKUMEN YANG DIPERSYARATKAN TETAP HARUS DIPENUHI SEBELUM KICK OFF TERSEBUT," jelas Menpora melalui situs resmi mereka di kemenpora.go.id. "Kalimat ini sangat jelas disampaikan oleh Kemenpora, dengan kata lain SAMA SEKALI TIDAK ADA PEMUTIHAN ATAS SELURUH DOKUMEN YANG DIPERSYARATKAN."
Tak cukup sampai di sana, Menpora berniat mengirim surat kepada FIFA sebagai badan otoritas sepak bola tertinggi dunia. Menpora berniat memberikan penjelasan serinci mungkin kepada FIFA atas kemelut yang sedang terjadi ini.
Sebelumnya, klub-klub ISL berniat memaksa ingin memulai liga pada 4 April dan mengikuti surat FIFA serta PSSI. Namun dengan langkah yang diambil oleh Menpora ini, tampaknya klub-klub ISL tak memiliki pilihan lain selain memenuhi dokumen sebagai syarat klub profesional untuk bisa memulia gelaran ISL.
(wk/)