Sebelum mengambil langkah hukum, La Nyalla akan berusaha menemui Menteri Imam Nahrawi dulu.
- Tim WowKeren
- Minggu, 19 April 2015 - 01:31 WIB
WowKeren - Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang digelar Sabtu, 18 April di Hotel JW Marriott, Surabaya, menghasilkan susunan kepengurusan PSSI untuk periode 2015-2019. La Nyalla Mahmud Mataliti terpilih sebagai Ketum, usai 92 suara voters memberikan suaranya kepada pria berusia 55 tahun tersebut. Sementara itu, dua Waketum ditempati Erwin Dwi Budiawan dan Hinca Pandjaitan.
Keputusan pembentukan ini dilakukan ditengah-tengah suasana panas antara konflik PSSI dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Seperti diketahui, Menpora Imam Nahrawi mengeluarkan surat pembekuan bernomor 01307 Tahun 2015. Melalui surat itu, Menpora tidak mengakui kehadiran organisasi tersebut.
Ketua Umum PSSI terpilih, La Nyalla Mataliti, akan mengadakan rapat Komite Eksekutif (exco) untuk membahas hal tersebut dan berencana untuk melakukan pertemuan dengan Menteri Imam Nahrawi. "Soal pembekuan ya Alhamdulillah. Yang pasti nanti malam kami langsung rapat exco untuk menghadapi itu semua,” jelas La Nyalla (18/4).
La Nyalla juga mengancam akan mengambil langkah hukum jika Menpora bergeming soal sanksi yang dijatuhkan kepada PSSI. "Jangan asal main bekukanlah. Tapi, kalau Menpora masih diteruskan untuk membekukan PSSI, maka saya terpaksa akan mengambil langkah hukum," pungkasnya.
(wk/)