Seorang bayi di Amerika mengalami kelahiran prematur dan menderita kelainan yang membuat wajahnya tak lengkap.
- Tim WowKeren
- Kamis, 23 April 2015 - 12:06 WIB
WowKeren - Seperti pasangan lainnya, Brandi McGlathery dan Troy Thompson punya harapan masing-masing tentang wujud anak yang dikandung Troy. Brandi ingin anaknya lahir dengan rambut pirang sedangkan Troy berharap sang anak tidak memiliki hidung seperti dirinya.
Beberapa waktu lalu, kata-kata tersebut hanyalah sekedar candaan ketika mereka menunggu kelahiran bayi mereka. Namun ketika Eli terlahir, guyonan itu jadi ironi. Timothy Eli lahir prematur dengan keadaan sehat pada 4 Maret lalu dengan berat 3kg 8ons. Namun dia tidak memiliki lubang hidung sama sekali.
Saat pertama kali melihat wajah putranya, Brandi sangat terkejut. Dokter perlu membiarkannya berpikir lebih jernih di ruang persalinan dulu sebelum Brandi menyusui bayinya.
Hari berikutnya, para dokter memeriksanya lebih jauh dan membawa Eli ke Rumah Sakit Anak dan Ibu di Amerika. Mereka pikir Eli tak akan sanggup bertahan dengan kelainan malformation itu, tetapi mereka salah.
Setelah dipakaikan trakeatomi, Eli menjadi bayi ajaib yang bahagia. Namun tak ada suara yang bisa dikeluarkan sang bayi saat menangis sehingga Brandi harus menjaganya setiap waktu. Namun anak ketiga Brandi dan Troy yang lucu itu rupanya juga bisa bersin.
Memberikan operasi plastik untuk membuat hidung bagi Eli cukup mudah. Namun Brandi memutuskan untuk tidak menyentuh anaknya hingga Eli sendiri sudah cukup dewasa untuk memutuskan apa yang ia inginkan dengan tubuhnya.
"Kami pikir dia sempurna seperti apa pun dia," kata Brandi. "Hingga suatu hari ia ingin memiliki hidung, kami tidak akan menyentuhnya. Kami akan merencanakannya hari demi hari."
Kisah ini kemudian dibagikan Brandi melalui halaman Facebook dan menjadi fenomena. Banyak orang sangat terinspirasi dan berkeinginan untuk membantu. Halaman Facebook itu sendiri kini sudah mendapat 77 ribu like.
(wk/)