Gawat, Es di Antartika Terus Mencair dan Bumi Dalam Bahaya
Nasional

Bongkahan es terbesar di Antartika diperkirakan bakal mencair sepenuhnya hanya dalam waktu beberapa tahun ke depan.

WowKeren - Bongkahan es terbesar di Antartika diketahui semakin melemah. Es tersebut diperkirakan bakal mencair sepenuhnya dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Studi NASA mengungkapkan bahwa mencairnya bongkahan besar es di Antartika bisa berpotensi membuat permukaan air laut meningkat. Kini, NASA memfokuskan penelitian terhadap bongkahan es yang disebut Larsen B Ice Shelf yang telah terbentuk sejak 10 ribu tahun yang lalu.

Larsen B terletak di Semenanjung Antartika dan membentang ke arah ujung selatan Amerika Selatan. Ini merupakan satu dari dua bidang utama benua dimana para ilmuwan telah mendokumentasikan penipisan dari formasi es tersebut.

"Studi gletser di Semenanjung Antartika memberikan wawasan jika es akan meluncur jauh ke arah selatan," kata Eic Rignot, co-penulis studi dan ahli gletser di Laboratorium Jet Propulsion Nasa. "Es pada gletser tersebut bereaksi terhadap pemanasan iklim yang terjadi."

Sebanyak 200 negara telah sepakat menegosiasikan pakta PBB pada akhir 2015 untuk memerangi perubahan iklim global. Para ilmuwan pun memperkirakan perubahan iklim ini nantinya akan menyebabkan banjir, kekeringan, gelombang panas dan permukaan laut yang semakin tinggi.


Hal tersebut terjadi karena emisi atmosfer dari gas rumah kaca yang disebabkan aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil. Para ilmuwan NASA menambahkan jika retakan es Larsen B melebar maka akan berpotensi tergelincir ke laut dan berkontribusi menyebabkan kenaikan permukaan air laut di tahun 2020.

Inilah video yang menampilkan permukaan Larsen B Ice Shelf:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!