Mu Gak dan Cho Rim yang gagal menggelar resepsi terpaksa juga tidak bisa menikmati bulan madunya dengan tenang, gara-gara apa?
- Tim WowKeren
- Jumat, 22 Mei 2015 - 17:49 WIB
WowKeren - Tak terasa akhirnya "Girl Who See Smells" tamat pada Kamis (21/5). Dalam episode ke-16 ini melanjutkan ketegangan hilangnya Oh Cho Rim (Shin Se Kyung) di hari pernikahannya. Rupanya ia diculik oleh Kwon Jae Hee (Nam Goong Min) yang ternyata selamat dari insiden kecelakaan saat dipindah penjara.
Semuanya pun dilanda kepanikan dan tim Yeom Mi (Yoon Jin Seo) langsung bergerak menelusuri keberadaan Jae Hee. Tidak seperti biasanya, kali ini Jae Hee sengaja menunjukkan wajahnya di CCTV dan disadari Choi Mu Gak (Micky Yoochun) sebagai tantangan untuk dirinya.
"Ini bukan untukmu, tapi untuk Mu Gak. Ini hanya menentukan siapa yang mati dan siapa yang harus hidup," ucap Jae Hee saat menculik Cho Rim. Saat dipindah mobil, Cho Rim berhasil melemparkan cincinnya yang kemudian ditemukan Mu Gak.
Tak perlu menunggu lama, Jae Hee langsung menghubungi Mu Gak dan menyuruhnya sendirian kembali ke rumah lama Cho Rim. Tanpa diketahui Mu Gak, namun Cho Rim tahu, Jae Hee sudah menyiapkan perangkap bom di rumah baru mereka. Cho Rim berusaha memberinya kode mencegahnya ke rumah baru mereka saat Jae Hee video call dengan Mu Gak namun tak berhasil.
"Ketika dia melangkahkan kaki ke dalam rumah baru kalian, untuk menyelamatkanmu, bomnya akan meledak," jelas Jae Hee santai setelah memutus sambungan telepon. Beberapa waktu kemudian ia kembali menelepon Mu Gak menyuruhnya datang ke rumah barunya.
Sementara itu tim Yeom Mi akhirnya mengetahui adanya kandungan potasium nitrat, bahan bom, dalam cincin Cho Rim saat Mu Gak bergerak ke rumah barunya. Ia memang sempat menggoreskan cincinnya pada bom Jae Hee sebelum dilemparnya ke luar mobil.
Sesuai permintaan Jae Hee, Mu Gak akhirnya datang ke rumah barunya dan masuk ke dalam. Senyum puas pun menghiasi Jae Hee ketika melihat apartemen itu meledak lalu pulang mengabarkannya pada Cho Rim. Tanpa disangka, Jae Hee dihajar Mu Gak ketika hendak membunuh Cho Rim dengan cairan obat.
Jae Hee sempat menusuk perut Mu Gak ketika mereka bergumul menyelamatkan Cho Rim. Tak bisa merasakan sakit, Mu Gak pun mengejar Jae Hee yang lari ke atap gedung dan berkelahi di sana. Semula Mu Gak membiarkan Jae Hee hidup namun ternyata itu hanya jebakan dan malah membuatnya didorong dari atap gedung.
Namun refleks Mu Gak membuatnya berbalik melempar Jae Hee yang berakhir mati terjatuh. Semuanya selamat dan untunglah Mu Gak tidak tertipu dengan sungguh-sungguh pergi ke rumah barunya. Jae Hee memang sengaja membuat setting ruang penyekapan Cho Rim sama persis dengan rumah baru mereka untuk mengecohnya.
"Aku menyadari dari pigura foto yang tidak ada dalam video call," jawab Mu Gak kenapa ia tahu dikecoh. Memang saat itu yang datang ke rumah barunya adalah tim penjinak bom yang meledakkannya untuk mengecoh Jae Hee dan berhasil membuatnya lengah.
Dengan kematian Jae Hee akhirnya Mu Gak dan Cho Rim bisa menikmati kembali hidupnya. Meski gagal mengadakan resepsi akhirnya mereka menikah dengan mendaftar ke catatan sipil saja. Mu Gak memilih Yeom Mi sebagai saksi dan Cho Rim meminta ketua grup lawaknya menjadi saksi.
Meski sudah mengundurkan diri dari kepolisian, Mu Gak tak lantas leha-leha karena mantan timnya masih "mengganggu". Bahkan Cho Rim "diculik" untuk melakukan investigasi suatu pembunuhan pria paruh baya tanpa sepengetahuan Mu Gak dan membuatnya marah. Tak berhenti di situ, dalam perjalanan berangkat madu mereka pun dihentikan oleh timnya untuk melanjutkan investigasi karena tebakan Cho Rim salah.
Alhasil Mu Gak harus melakukan interogasi lagi untuk menemukan siapa pembunuh sebenarnya, karena ada ibu dan anak yang sama-sama mengaku melakukannya. Namun Cho Rim malah menemukan aroma sepatu si anak laki-laki itu terbalik dengan yang dilihatnya di TKP. Mu Gak pun mencari orang dekat mereka yang memiliki sepatu sama dan tim mereka berhasil membuktikannya.
Namun keberhasilan investigasi itu bukannya membuat Mu Gak dan Cho Rim bisa bersenang-senang bulan madu, karena malah semakin diburu inspektur Kang dkk. Mereka sepakat tidak menjawab telepon dan merahasiakan penerbangannya ke Thailand besoknya. Alhasil seluruh tim mencari pengantin baru itu di apartemennya hingga ke bandara namun hasilnya nihil.
Ternyata Mu Gak dan Cho Rim hanya menikmati bulan madunya dengan naik sepeda romantis. Mu Gak sendiri bercanda kecewa tidak jadi ke Thailand karena melewatkan melihat Cho Rim mengenakan bikini. "Sebenarnya saat ini aku memakainya lho," ucap Cho Rim malu-malu saat dibonceng yang membuatnya makin digoda sang suami.
"Menikmati udara segar bersamamu, ini pemandangan yang tak akan kulupakan seumur hidupku," ucap Cho Rim yang menangis terharu di pelukan Mu Gak, "Dan sekarang kamu harus berhenti memanggilku polisi Choi."
Romantisme itu kemudian diganggu panggilan telepon dari Yeom Mi yang memang sudah kembali bertugas sebagai kepala tim khusus. Berusaha cuek, Mu Gak dan Cho Rim ternyata gagal menolak "rayuan" sang letnan cantik itu. "Oke, kita putar balik!" seru Mu Gak yang disambut istrinya penuh semangat.