Sejak menjabat sebagai kepala stasiun kereta api, Tama telah menyumbangkan Rp 118 miliar untuk kemajuan ekonomi Kota Kishi, Jepang.
- Tim WowKeren
- Senin, 29 Juni 2015 - 11:07 WIB
WowKeren - Tama adalah kucing lucu yang sempat menjabat sebagai kepala stasiun kereta api di Kota Kishi, kawasan Wakayama, Jepang. Kucing belang itu kini telah mati dalam usia 16 tahun karena gagal jantung 22 Juni lalu.
Sejak 2007 silam, Tama bertugas untuk menyambut penumpang sambil duduk di depan loket tiket. Seperti pegawai pada umumnya, Tama juga memiliki "seragamnya" sendiri yang berupa topi dan tanda pengenal resmi dari perusahaan kereta api Wakayama Electric Railway.
Kematian Tama membuat warga Jepang dirundung duka yang mendalam. Warga yang merasa kehilangan itu meninggalkan beberapa karangan bunga, makanan kucing dan hadiah lainnya di luar stasiun kereta api. Mereka juga tak lupa berdoa untuk kucing kesayangannya itu.

Direktur perusahaan kereta api, Kojima, mengatakan akan membuat kuil kucing untuk mengabadikan jasa Tama. Ia juga berterima kasih karena berkat Tama, jalur Kishigawa lokal yang dulunya sepi menjadi yang paling diminati oleh warga.
"Dia benar-benar melakukan pekerjaannya," tutur Kojima dilansir dari Kiro TV, Senin (29/6). "Dia seorang dewi. Benar-benar kehormatan bagi saya bisa bekerja dengannya."
Sejak hadirnya Tama, kucing lucu itu berhasil menghasilkan untung 1,1 miliar yen (sekitar Rp 118 miliar) untuk kemajuan ekonomi Kota Kishi. Jumlah besar itu diraup dari para pengunjung yang menempuh 55 ribu perjalanan melewati jalur Kishigawa dalam waktu satu tahun.
(wk/)