Ini yang menjadi alasan PSSI meminta SK Pembekuan segera dicabut Menpora.
- Tim WowKeren
- Jumat, 31 Juli 2015 - 14:21 WIB
WowKeren - Setelah dinyatakan menang atas Menpora di persidangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), PSSI segera mengambil langkah untuk persiapan menggulirkan kompetisi yang tertunda. Namun hal itu belum berjalan lancar karena Menpora tak terima dengan kekalahannya.
Menpora dikabarkan akan mengajukan banding atas keputusan hakim Ujang Abdullah di persidangan 14 Juli lalu. Menanggapi kabar ini, PSSI melalui anggota Komite Eksekutif, Djamal Aziz meminta Imam Nahrawi selaku Menpora untuk bersikap jantan.
"Harusnya sebagai pelaksana ketatanegaraan, melihat putusan PTUN itu Imam Nahwari bisa gentle dan mencabut SK-nya," tandas Djamal. "Ini perintah supremasi hukum di negara hukum."
Djamal menambahkan, yang menjadi masalah apabila SK pembekuan PSSI tidak segera dicabut bukan soal kesiapan PSSI. Namun soal waktu untuk mengumpulkan tim-tim agar kompetisi segera digelar kembali.
"PSSI pasti siap kalau SK dicabut, tapi menyiapkan tim-tim ini tidak gampang karena ditunda-tunda, ada muktamar dan sebagainya," ungkapnya. "Memang gampang mengumpulkan dari Sabang sampai Merauke?"
Djamal Aziz juga menegaskan bahwa PSSI siap menggugat balik Menpora yang dianggap telah merugikan banyak pihak. "Maka dari itu, ini saat yang tepat untuk menggugat secara bersama-sama dengan menghitung kerugian materiil dan non-materiil yang diderita oleh kita semua," tukas Djamal.
(wk/)