Zuly lahir di Kolombia dengan konsisi langka yakni sindrom Tetra-amelia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 31 Juli 2015 - 19:34 WIB
WowKeren - Hidup tak pernah mudah bagi Zuly Sanguino. Dilahirkan tanpa lengan dan kaki, gadis 25 tahun itu berkali-kali menjadi obyek bullying, pelecehan seksual dan bahkan sempat ingin bunuh diri.
Namun ia berhasil membuktikan pada dirinya sendiri bahwa tantangan besar dalam kehidupan bisa membawanya menjadi seorang inspirator besar. Zuly pun kini telah menjadi seorang motivator di Kolombia.
"Aku tak punya tangan dan kaki, tapi aku tak akan membiarkan itu menahanku melakukan sesuatu," ucapnya. "Tumbuh dewasa sangat sulit dan aku dibully di sekolah. Aku dipanggil alien dan itu benar-benar menyakitiku. Aku melalui masa yang suram bahkan mencoba untuk bunuh diri."
"Tetapi teman-teman dan keluargaku telah mendorongku dan kini aku menjadi pembicara motivasi untuk bisnis, di penjara dan sekolah," lanjutnya. "Aku bicara pada anak-anak yang dibully atau mereka yang memiliki keterbatasan, untuk menunjukkan pada mereka bahwa keterbatasan mental atau fisik tidak bisa menahan mereka. Aku ingin menunjukkan bahwa kau bisa melakukan apapun yang kau mau selama kau bersungguh-sungguh."
Zuly lahir di Kolombia dengan konsisi langka yakni sindrom Tetra-amelia. Sindrom tersebut membuat organ gerak janin tak berkembang dengan seharusnya di dalam kandungan.
Dia adalah satu dari enam bersaudara di keluarganya. Namun kakak dan adiknya lahir secara normal.
(wk/)