Ada sekitar 379 juta serangan selama tiga bulan terakhir dan Indonesia termasuk salah satu penyumbangnya.
- Tim WowKeren
- Rabu, 12 Agustus 2015 - 07:54 WIB
WowKeren - Kapersky Security Network telah mencatat tingginya serangan malware di dunia maya. Menurutnya, ada sekitar 379 juta serangan selama tiga bulan terakhir dan Indonesia termasuk salah satu penyumbangnya.
Menurut laporan detikInet, ada 100 ribu situs yang berbahaya di Indonesia. Jumlah itu telah bertambah dari waktu ke waktu mulai sejak paruh kedua 2015. Serangan itu ditujukan untuk 26 juta perangkat PC.
Virus tersebut menyamar dalam berbagai bentuk mulai dari script, exploit, dan file executable. Sebagian besar serangan, 50 persennya, berasa dari Rusia.
Kendati demikian, Kapersky menyebut bahwa Inggris-lah negara dengan jumlah situs penyebar malware tertinggi di dunia. Inggris memiliki sekitar 16 juta situs berbahaya.
Posisi Inggris diikuti Rusia, Jerman, Perancis dan Belanda dalam daftar lima besar negara dengan jumlah situs berbahaya tertinggi. Untungnya, Indonesia masih berada di urutan ke-34.
"Trend penyebaran malware ini sebenarnya tergantung user," ujar Dony Koesmandarin, Territory Channel Manager Kaspersky Indonesia. "Jika penggunanya makin banyak, tentu malware-nya juga akan makin banyak."
"Contohnya bulan puasa kemarin, mungkin banyak yang akses Facebook sambil menunggu buka puasa," lanjutnya. "Jadi serangan malware terhadap pengguna Facebook juga meningkat."
(wk/)