Menurut fosil yang diperkirakan berusia 40 juta tahun, serigala rupanya adalah anjing.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 Agustus 2015 - 13:27 WIB
WowKeren - Penelitian fosil-fosil anjing di Amerika Utara memberikan hasil yang cukup mengejutkan soal evolusi anjing. Menurut fosil yang diperkirakan berusia 40 juta tahun, serigala rupanya adalah anjing.
Para ilmuwan memperkirakan bahwa iklim di dataran Amerika Utara sangat hangat dan punya banyak pohon. Fosil anjing kala itu menunjukkan spesies tersebut berukuran kecil seperti musang daripada anjing.
Bagian tubuh calon serigala ini juga tidak dirancang untuk berlari atau bertahan hidup dengan makanan apapun. Namun karena perubahan iklim hewan itu berubah. "Ini mempertegas teori bahwa predator sangat sensitif terhadap perubahan iklim dan habitat seperti herbivora," ujar Profesor ekologi dan biologi evolusioner dari Brown University, Christine Janis.
"Sayangnya, beberapa juta tahun kemudian, iklim mulai berubah dingin. Di Amerika Utara," lanjutnya. "Pengunungan berbatu telah mencapai ambang batas pertumbuhan yang membuat wilayah benua menjadi kering. Hutan pun perlahan mulai menjadi padang rumput."
Perubahan iklim telah memunculkan vegetasi dan merubah anjing menjadi hewan predator penerkam, tak ubahnya seperti perubahan rubah menjadi coyote. Kemudian, para anjing yang berada di dataran tinggi berubah menjadi serigala.
(wk/)