Kenapa peninjauan presiden ke Riau disebut tak membawa perbaikan pada kondisi darurat asap di Riau?
- Tim WowKeren
- Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:35 WIB
WowKeren - Anggota DPD RI daerah pemilihan Riau, Intsiawiati Ayus mengkritik lambannya penanganan masalah kabut asap di daerah Riau. Baginya, kedatangan Presiden Joko Widodo ke Riau sama sekali tak membawa dampak.
"Saya lihat, sudah tiga kali presiden datang (ke lokasi kebakaran hutan), enggak 'ngefek', deh," kata Ayus di Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10). "Karena apa? Karena yang diperlukan saat ini bukan lagi peninjauan-peninjauan seperti itu. Tidak sesimpel itu, ya. Yang kita perlukan saat ini adalah eksekusi, waktunya eksekusi."
Baginya, kinerja pemerintah menjadi lambat karena adanya tumpang tindih komando pemadaman, yakni antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ayus meyakini bahwa seharusnya pemerintah memperbaiki struktur manajemen penanganan kebakaran hutan.
"Permasalahan asap ini harus dikepung. Tidak bisa lembaga ini sendiri-sendiri," sambungnya. "Terukur serius atau tidaknya masalah ini, dilihat dari manajemennya. Bahkan, kalau penangannya terus begini, tujuh sampau sepuluh tahun lagi Sulawesi dan Papua akan begini. Karena tujuh tahun lalu pun saya bilang Kalimantan akan begini dan ternyata terbukti terjadi."
Seperti yang diketahui, kabut asap di Indonesia telah pada titik berbahaya sejak September lalu. Sekolah dan kegiatan normal tidak bisa dilakukan di Riau dan Kalimantan untuk mencegah asap mengakibatkan korban ISPA dan jiwa berjatuhan.
(wk/)