Tao dan SM akhirnya bertemu di sidang perdana yang digelar Jumat (23/10).
- Tim WowKeren
- Sabtu, 24 Oktober 2015 - 09:12 WIB
WowKeren - Jumat (23/10), Tao akhirnya berhadapan dengan SM Entertainment lewat sidang terkait gugatan kontraknya. Ini merupakan sidang perdana usai sebelumnya gagal melakukan mediasi.
Di sidang tersebut, baik pihak Tao maupun SM Entertainment saling memberi pembelaan. Awalnya, pengacara Tao mengungkap kalau pihak SM Entertainment sudah melanggar aturan dengan membuat kontrak panjang selama 10 tahun.
Pihak Tao juga mengklaim kalau agensi melakukan diskriminasi para member EXO dari Tiongkok. Tak terima dengan tudingan tersebut, SM juga melakukan pembelaan.
SM membantah adanya kontrak 10 tahun dan mengatakan kontrak tersebut telah sesuai aturan di Korea. Menurut SM, kontrak sepanjang 10 tahun adalah hal yang wajar, mengingat investasi sebelum mendebutkan artis sangat besar.
"Kami tidak salah menafsirkan atau menyalahgunakan ketentuan tersebut," ujar SM. "Kami menambahkan tiga tahun untuk kontrak agar bisa membantu potensi masalah manajemen di luar negeri."
Lebih lanjut, SM membantah tuduhan diskriminasi pada member EXO asal Tiongkok. Dalam pembelaannya, SM mengungkap kalau dari awal EXO merupakan boygrup global untuk pasar di Korea dan Tiongkok. SM juga meminta Tao membuktikan jika memang pihaknya mendiskriminasikan pemilik nama asli Huang Zitao itu.
Sementara itu, Tao dan SM akan kembali menjalani sidang lanjutan. Sidang kedua itu akan dilaksanakan 4 Desember mendatang.
(wk/)