KPI Tegur 'Dragon Ball', Netter Sindir 'Anak Jalanan' dan 'GGS Returns'
TV

Netter kecewa karena KPI justru masih mengizinkan penayangan sejumlah sinetron anak muda, acara gosip dan program musik yang keluar jalur.

WowKeren - KPI Pusat sebelumnya sudah memberikan teguran terkait tema kekerasan dalam serial kartun "Dragon Ball" yang tayang di Global TV. Kini, sebagai tindak lanjut, tayangan yang tayang pukul 17:00 WIB itu sudah menghilang dari stasiun Global TV dan digantikan dengan "Naruto".

Dalam situs resmi, Komisioner KPI, Sujarwanto Rahmat Arifin, meminta Global TV untuk mengurangi unsur kekerasan dalam tayangan asal Jepang itu. Sayangnya Sujarwanto tak menjelaskan secara rinci atau ilmiah apa kaitan kartun "Dragon Ball" dengan perilaku kekerasan anak.

Dengan dasar yang dinilai kurang jelas tersebut, makin banyak masyarakat yang protes atas teguran itu. Pasalnya, "Dragon Ball" merupakan salah satu kartun legendaris yang sudah tayang lama di Indonesia dan sejumlah negara lain.

"Kartun ini kan sudah ditayangkan sejak tahun 96...setelah hampir 20 tahun baru di tegur...KPI lagi ngelawak nih," sahut netter berakun brandy007. "Lucu , mending dragonball dari pada sinetron," kata akun @_kanghilman.

Ada pula netter yang penasaran kenapa KPI tidak melarang penayangan sinetron seperti "Anak Jalanan", "Ganteng-Ganteng Serigala Returns" dan sejenisnya. "Kalo dragon ball udah disensor trus anak2 suruh nonton ggs, kpi mungkin sudah lelah," sindir @_anatera. "Dragon Ball dilarang KPI, tapi acara gosipin orang pagi" dan acara musik ga mendidik di tayangin #PrayForIndonesiaTV," kata netter lainnya. "Makin banyak sinetron tak jelas yang tayang ada Anak Jalanan ( anak muda sok kaya, hobi balapan ), ada serial hewan juga , yang ber-evolusi menjadi manusia, acara musik yang keluar dari jalur ( komposisi acara musik hanya 2 persen, sisanya disini diisi dengan gosip dan materi lain diluar musik )," protes Nikolai Tarkovsky di akun Facebook KPI Pusat.


Sejauh ini belum ada respon apapun dari KPI Pusat. Protes seputar serial kartun "Dragon Ball" ini sudah mulai terungkap sejak September lalu.

UPDATE 12 November 2015: Dilakukan perubahan judul artikel sesuai klarifikasi dari KPI, klik di sini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait