Super Junior-83z Dapat Kritikan Pedas karena Konsep Comeback yang Kontroversial
Instagram/Leeteuk/Instagram
Selebriti

Super Junior-83z, unit baru dari Super Junior, menghadapi kritik tajam terkait konsep comeback mereka.

WowKeren - Super Junior-83z, unit baru dari grup legendaris Super Junior, baru saja merilis mini album bertajuk Promise pada 13 Juli 2026. Dalam album ini, mereka menampilkan lagu utama dengan judul yang sama, di mana anggota Leeteuk dan Heechul berperan sebagai versi muda diri mereka sendiri, bahkan mengenakan seragam sekolah. Namun, konsep comeback yang diusung oleh mereka justru memicu kontroversi di kalangan penggemar dan netizen.

Sejak dirilis, musik video Promise telah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak pengguna internet yang memberikan kritik pedas terhadap Leeteuk dan Heechul, yang kini berusia 43 tahun, karena memilih untuk tampil dengan konsep yang dianggap tidak sesuai dengan usia mereka. Beberapa komentar yang muncul di media sosial menunjukkan ketidakpuasan dan keheranan atas keputusan tersebut.

Salah satu komentar yang viral mengatakan, "Kalian sudah tidak berada di sekolah selama 30 tahun, hentikan ini..." yang menunjukkan betapa banyak orang merasa konsep tersebut tidak pantas untuk usia mereka. Beberapa pengguna lain menambahkan, "57 tahun melakukan video musik bertema cinta siswa SMA" dan "Berdandan seperti siswa SMA pada usia paman besar mereka...". Komentar-komentar ini mencerminkan reaksi negatif yang meluas dari masyarakat mengenai pilihan konsep yang diambil oleh Super Junior-83z.

Berikut video yang diunggah oleh akun Twitter/@MidiasNPOMV yang menunjukkan momen-momen dari musik video Promise.


Selain kritik terhadap konsep comeback, Super Junior juga tengah menghadapi sorotan negatif akibat dukungan salah satu anggota mereka terhadap politik sayap kanan. Hal ini telah menambah kontroversi yang menyelimuti grup ini, di mana banyak penggemar merasa kecewa dan bingung dengan arah yang diambil oleh mereka. Keterlibatan anggota dalam politik, terutama dalam konteks yang sensitif, seringkali dapat memicu reaksi beragam dari publik.

Dalam menghadapi kritik ini, Leeteuk dan Heechul mungkin perlu mempertimbangkan pendapat penggemar mereka, terutama yang merasa bahwa konsep comeback harus mencerminkan kedewasaan serta pengalaman yang mereka miliki saat ini. Meski begitu, ada juga segmen penggemar yang menghargai keberanian mereka untuk mengeksplorasi konsep yang berbeda, meski ada resiko yang harus dihadapi.

Di tengah kontroversi ini, Super Junior-83z tetap berusaha untuk menunjukkan kualitas musik mereka. Meskipun banyak kritik yang datang, grup ini masih memiliki basis penggemar yang loyal yang siap mendukung mereka melalui berbagai perubahan dan tantangan yang ada. Dengan rilisnya Promise, mereka berharap dapat membawa warna baru dalam karier mereka sebagai idola K-Pop.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait