Pernah Dianiaya Eza Gionino, Ardina Rasti: Tidak Akan Pernah Lupa
Selebriti

Rasti bercerita mengenai penganiayaan yang pernah dialaminya beberapa tahun lalu saat hadir di Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap perempuan.

WowKeren - Ardina Rasti ikut serta hadir dalam barisan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap perempuan yang digelar di Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Rabu (25/11). Ia pun masih ingat dengan jelas penganiayaan yang pernah dialaminya beberapa tahun yang lalu.

"Kejadian 2 tahun lalu merupakan pengalaman yang sama sekali tidak indah. Saya banyak bertemu dengan perempuan lain yang mengalami hal yang sama," ujar Rasti. Dirinya ingin memberikan motivasi kepada para wanita yang juga menjadi korban kekerasan untuk terus melanjutkan hidup.

Jangan sampai para korban kekerasan terjebak pada efek trauma yang berkepanjangan. "Pengalaman yang tidak akan pernah lupa. Nggak akan bisa dilupakan. Tapi ya harus tetap move on aja," ucapnya.


"Sekarang berbagi cerita saja sama korban lain yang mengalami hal serupa," lanjutnya. Rasti bahkan menceritakan kalau dirinya baru bisa menjalani hidup normal pasca kekerasan yang dialaminya yakni sekitar satu tahun.

Artis yang melejit lewat film "Virgin" itu juga semakin selektif dengan dirinya dan membatasi pertemanan. "Lebih menghargai yang ada. Tapi nggak tertutup juga sih," jawabnya. Lantas adakah rasa kebencian yang tersimpan pada Eza Gionino?

"Nggak ada, udah memaafkan. Udah nggak begitu rasanya aku mau cari keadilan dari orang yang nggak mau mengakui berbuat kekerasan," pungkasnya. Seperti diketahui sebelumnya, 2 tahun lalu Rasti melaporkan ke polisi usai dianiaya oleh Eza. Lewat serangkaian proses persidangan, Eza pun dinyatakan bersalah dan dipenjara.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait