Aktivitas Gunung Bromo Terus Meningkat, Warga Diimbau Tetap Tenang
SerbaSerbi

Semburan abu vulkanik meningkat menjadi 1.500 meter di atas puncak Gunung Bromo.

WowKeren - Aktivitas Gunung Bromo semakin hari terlihat semakin meningkat. Hal itu terlihat dari meningkatnya tinggi semburan abu vulkanik menjadi 1.500 meter di atas puncak Gunung Bromo yang menyebabkan bandara Abdulrachman Saleh, Malang ditutup.

Mengenai hal ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiapkan antisipasi untuk berbagai hal yang mungkin terjadi seiring meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Bromo. Mereka pun akan segera menyelesaikan kontijensi untuk menghadapi erupsi Bromo.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, perencanaan kontijensi ini disusun di lima kabupaten/kota yang berada di sekitar Gunung Bromo, yakni Kabupaten Probolinggo, Malang, Pasuruan, Lumajang dan Kota Malang. Dia pun menambahkan jika Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo sudah cukup siap menghadapi kemungkinan erupsi Bromo. Mereka telah memasang rambu-rambu peringatan, jalur evakuasi, titik kumpul dan lainnya.


Salah satu kendala yang dihadapai adalah infrastruktur jalan untuk jalur evakuasi belum memadai. Selain itu, komunikasi yang menghubungkan wilayah-wilayah terdampak masih belum memiliki jaringan komunikasi yang optimal.

Sedangkan di Kabupaten Lumajang, Sutopo mengatakan terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat. Masker telah tersedia 25 ribu lembar dari kebutuhan 65 ribu lembar. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang.

"Masyarakat diimbau tetap tenang. Belum perlu ada pengungsian," imbuhnya. "Tipe erupsi Bromo adalah strombolian. Berdasarkan sejarah letusannya tidak ada erupsi yang besar."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait