Didukung Negara-Negara Besar, DK PBB Setujui Resolusi Damai untuk Suriah
Dunia

Sejumlah negara besar bersatu mendukung DK PBB membuat resolusi perdamaian untuk Suriah.

WowKeren - Konflik yang terjadi di Suriah tampaknya menjadi perhatian seluruh dunia. Dalam konflik berkepanjangan itu, diperkirakan lebih dari 250 ribu orang menjadi korban.

Baru-baru ini, (DK) Dewan Keamanan PBB telah menyetujui kerangka kerja internasional untuk proses perdamaian di Suriah. Berdasarkan resolusi tersebut, PBB dapat meneruskan rencana yang sebelumnya telah dibahas oleh beberapa negara Eropa, Arab, Rusia dan lain-lain.

Dalam pertemuan pada Jumat (19/12) itu dihasilkan dua poin rancangan resolusi. Yang pertama adalah gencatan senjata nasional dan pembicaraan damai selama enam bulan antara pemerintah Presiden Bashar al-Assad dan pihak oposisi.

Mereka diberi waktu dua tahun untuk membentuk pemerintahan bersatu. Tidak hanya itu, dalam waktu yang telah ditentukan itu, warga Suriah diharapkan sudah melakukan pemilihan umum.


Namun, dalam pembicaraan itu sejumlah negara keberatan jika Assad tetap berada di posisinya selama masa transisi. Sementara Rusia dan Iran justru mendukung rezim Assad.

"Secara bertahap kesenjangan menyempit, tapi masih ada kesenjangan besar," ujar salah satu pejabat. "Masih ada negara-negara yang berpikir Assad adalah solusi untuk memerangi Daesh (ISIS), yang merupakan kebalikan pandangan kami."

Meski begitu, Rusia baru-baru ini mulai melunak dan bisa menerima jika Assad mundur. Sementara Iran masih masih bersikukuh mendukung Assad. Hal itu diperkirakan karena Iran terancam kehilangan pengaruh mereka di Suriah jika Assad mundur.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!