ISW melakukan pemetaan serangan ISIS dengan menghubungkan titik-titik lokasi serangan.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 Desember 2015 - 15:43 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, para pakar di Institut Studi Perang (ISW) mengeluarkan sebuah peta serangan yang akan dilakukan oleh ISIS. Menariknya, peta yang mereka buat itu ternyata membentuk sebuah tanda salib.
Pemetaan itu dilakukan dengan menarik titik-titik lokasi serangan ISIS di Eropa, baik yang sudah terjadi atau yang mungkin akan terjadi. Dari video terbaru yang dirilis ISIS berjudul "Armageddon Battle with The West", target terakhir dari penyerangan di Eropa adalah Paus Fransiskus di Vatikan, Roma.
Pengungkapan ini juga memunculkan teori bahwa jihadis kemungkinan akan membawa kembali perang anti-Kristus atau meniru perang suci. Perjanjian Lama dan Alquran menyebut jika makhluk jahat akan muncul pada akhir zaman, yang ISIS percaya akan muncul dalam beberapa tahun lagi.

Meski demikian, seorang Profesor dari Universitas Boston, Richard Landes, justru mempertanyakan mengenai peta ini. Dia tidak percaya jika ISIS membuat peta serangan berbentuk salib. Namun, Richard setuju jika disebut ISIS merencanakan sebuah pertempuran simbolik di Eropa.
Menurutnya, ISIS menargetkan negara-negara di Eropa karena negara di benua ini tidak siap jika berkonfrontasi dengan serangan ideologi ISIS. "Mereka memiliki kesempatan lebih baik di Eropa, karena sebagaian negara di Eropa benar-benar tidak siap untuk berkonfrontasi." imbuhnya.
(wk/)