Pada 24 November lalu, pesawat SU-24 milik Rusia di tembak jatuh oleh Turki di dekat perbatasan Turki-Suriah.
- Tim WowKeren
- Rabu, 23 Desember 2015 - 10:02 WIB
WowKeren - Kotak hitam milik pesawat Rusia Su-24 yang ditembak jatuh Turki mengalami kerusakan parah. Dalam konferensi pers pada hari Senin lalu, pihak Menteri Keamanan Rusia mengatakan jika hal tersebut menyebabkan data yang ada di dalam kotak hitam itu sulit dibaca.
Kerusakan ini pun membuat Rusia merasa kesulitan untuk membuktikan apakah pesawat mereka melanggar wilayah Turki, alasan yang digunakan untuk menembak jatuh Su-24 M pada 24 November silam. Mereka pun membutuhkan bantuan pihak ketiga untuk bisa membaca data di dalam kotak hitam tersebut.
"Karena kerusakan internal, membaca data dari microchip adalah mustahil," ungkap Lt. Gen. Sergei Bainetov, Wakil Kepala Bidang Keselamatan Penerbangan Kementerian Rusia. "Dan kami akan meminta bantuan dari Lembaga Ilmiah Khusus Rusia untuk membaca data."
Saat ini pihak penyelidik tengah mempertimbangkan untuk melibatkan fasilitas penelitian ilmiah khusus untuk membantu membaca informasi langsung dari kristal microchip di papan perekam. "Microchip dengan nomor seri BDD5 mungkin dalam kondisi beroperasi, kerusakan pada elemen internal tidak terdeteksi dari gambar x-ray," sambungnya.
Seperti diketahui, Selasa (24/11) silam, pesawat jet tempur Su-24 milik Rusia ditembak jatuh di sekitar perbatasan Turki dan Suriah. Jet tersebut ditembak pesawat F-16 Turki lantaran dinilai melanggar wilayah udara.
(wk/)