Twitter kembali mengaktifkan akses situs web Politwoops yang akan mengembalikan kicauan politikus yang dihapus.
- Tim WowKeren
- Selasa, 05 Januari 2016 - 15:40 WIB
WowKeren - Pejabat atau politikus tampak harus semakin berhati-hati dalam mengeluarkan suatu pernyataan melalui media sosial. Pasalnya, postingan mereka bisa menjadi sorotan dan kontroversi di kalangan publik.
Menghapus postingan itu pun tampaknya akan sia-sia lantaran baru-baru ini Twitter kembali membuka akses yang akan mengembalikan tweet mereka. Meski sebelumnya menolak demi melindungi privasi pengguna, Twitter akhirnya menyetujui hal tersebut untuk mendukung transparansi politik dan pemerintahan.
Bekerja sama dengan The Sunlight Foundation dan Open State Foundation, Twitter menghidupkan lagi situs web Politwoops. Melalui situs itulah publik dapat memantau aktivitas pejabat maupun calon pejabat publik lewat dunia maya.
"Politwoops adalah alat penting untuk memantau pejabat publik kita, termasuk calon dan pejabat publik yang dipilih atau ditunjuk, bertanggung jawab untuk laporan yang mereka buat," kata direktur komunikasi The Sunlight Foundation, Jenn Topper. "Dan kami senang bahwa kami telah mampu mencapai kesepakatan dengan Twitter untuk membawanya kembali online baik di AS dan internasional."
Sementara itu, Politwoops sebelumnya telah ditutup pada 2015 lalu. Namun, Twitter kembali mengaktifkannya usai menerima surat terbuka yang dilayangkan oleh The Sunlight Foundation dan Open State Foundation terkait dukungan terhadap transparansi.
(wk/)