Lihat Saudari Ditembak Teroris di Sarinah, Pria Ini Meradang
Nasional

Dengan mata kepala sendiri, pria bernama Rahmad itu mengaku melihat saudarinya ditembak teroris.

WowKeren - Duka mendalam atas peristiwa ledakan bom yang terjadi di kawasan Sarinah pada Kamis (14/1) lalu masih tergores di hati Rahmad. Pasalnya, pria berusia 37 tahun itu tidak menyangka jika sang kakak, Raiskana, menjadi salah satu korban atas peristiwa tersebut. Ia bahkan melihat dengan mata kepala sendiri aksi teroris tersebut.

"Aku lihat ada darah di kepalanya, tapi nggak bisa mendekat," ujar Rahmad kepada Tempo dilansir Tabloid Bintang pada Jumat (15/1). "Kejadiannya sangat cepat. Setelah ledakan pertama, ada beberapa orang melempar granat ke pos polisi."

Rahmad pun berlari mendekat. Ia melihat ada tiga korban tergeletak di dekat pos polisi. Sayang, ia tidak bisa memastikan apakah mereka masih bernafas atau tidak. Sesaat kemudian, warga kembali berhamburan lantaran mendengar suara tembakan. Sejumlah pria membawa senjata menembaki warga yang berada di tengah kerumunan. Beberapa warga pun jadi korban.


"Aku tidak menyangka ada saudariku," lanjut Rahmad. "Sebelumnya, aku memang melihat Raiskana mencari makan siang."

Rahmad pun berusaha merangsek kerumunan untuk mendekati sang adik yang tergeletak di tengah perempatan. Hanya saja Rahmad tak bisa mendekat lebih jauh, karena polisi melarang warga mendekat. Raiskana pun langsung dilarikan ke rumah sakit Abdi Waluyo.

Hingga saat ini kondisi Raskiana masih kritis. Tim medis melakukan operasi pengambilan peluru yang bersarang di kepala Raiskana. Wanita tersebut sempat tertembak di bagian pelipis kanan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!