Media Australia memberitakan tentang Kepolisian Indonesia yang meminta bantuan AFP untuk mengusut kasus Mirna.
- Tim WowKeren
- Kamis, 21 Januari 2016 - 11:47 WIB
WowKeren - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin akibat keracunan sianida masih diselidiki oleh pihak Kepolisian. Mereka berusaha mencari bukti tambahan dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada.
Tidak hanya Jessica, pihak Kepolisian juga melakukan pemeriksaan kepada Hani, teman yang saat itu juga ada di Kafe Olivier. Bahkan, Hani kabarnya juga sempat mencicipi kopi milik Mirna.
Baru-baru ini, Polda Metro Jaya dikabarkan melibatkan Polisi Federal Australia (AFP) untuk mengusut kasus kematian Mirna. Usaha polisi hingga melibatkan AFP tersebut tampak menarik perhatian media Australia.
Media News.com.au menyebutkan jika pihak kepolisian Indonesia membutuhkan sejumlah informasi dari Australia. "Kami sudah menghubungi AFP karena ada beberapa informasi yang kami butuhkan," tulis News.com.au mengutip ucapan dari Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti.
Media tersebut juga menuliskan pernyataan dari pengacara Yudi Wibowo yang membantah Jessica terlibat dalam kasus tersebut. "Tapi dia tidak takut. Dia kuat karena ia tak melakukan kesalahan apapun terkait kasus ini," tulis News.com.au mengutip ucapan Yudi yang dimuat media Indonesia.
Sementara itu, Jessica dan Mirna diketahui sempat menempuh pendidikan bersama di salah satu universitas di Australia. Keduanya lulusan dari Billy Blue College of Design Australia and Swinburne University of Technology, di Melbourne, Australia.
(wk/)