Saat melakukan kampanye, Donald Trump sempat memakai lagu 'Rolling in the Deep' dan soundtrack 'Skyfall' milik Adele tanpa meminta ijin.
- Tim WowKeren
- Selasa, 02 Februari 2016 - 13:53 WIB
WowKeren - Ketenaran lagu-lagu Adele tampaknya membuat Donald Trump tergiur. Donald dikabarkan memakai lagu-lagu Adele saat melakukan kampanye presiden. Sayangnya, Donald ternyata tak meminta ijin terlebih dahulu pada Adele.
Alhasil, aksi pebisnis berusia 69 tahun ini pun mengundang kemarahan. Tak hanya fans, namun Adele sendiri akhirnya juga ikut angkat bicara. Melalui perwakilannya, pelantun lagu "Hello" ini menyatakan bahwa Donald tak pernah meminta ijin padanya saat memutuskan untuk menggunakan lagu miliknya.
"Adele tak pernah memberikan ijin musiknya dipakai untuk kampanye politik apapun," ujar perwakilan Adele. Saat kampanye, Donald memang sempat menggunakan lagu "Rolling in the Deep" dan soundtrack "Skyfall" milik penyanyi asal Inggris tersebut.
Para fans Adele juga langsung mengamuk saat mengetahui kabar ini. "Tidak! Jangan pakai lagu Adele! Kenapa Trump merusak lagu itu juga?!" ungkap seorang netter marah.
Ini bukan kali pertama bagi Donald menggunakan lagu tanpa ijin untuk kampanyenya. Sebelumnya, mantan pemilik Organisasi Miss Universe (MUO) itu juga pernah memakai lagu Aerosmith tanpa ijin dan membuat Steven Tyler marah.
Namun siapa yang menabur angin dialah yang menuai badai, Donald pun harus menerima dampak buruk akibat perbuatannya. Semenjak Adele memberikan pernyataannya, hasil polling Donald di daerah Iowa langsung menurun. Meski awalnya unggul, kini hasil polling Donald kalah oleh pesaing terberatnya, Ted Cruz.
(wk/)