Kombes Krishna Murti sebelumnya pernah mengunggah status di Facebook yang dianggap menyindir Jessica.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 06 Februari 2016 - 14:30 WIB
WowKeren - Kematian Wayan Mirna Salihin (27) yang terjadi akibat racun sianida dalam kopi memang telah membuat heboh publik. Hingga saat ini, Jessica yang merupakan teman Mirna sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Namun, Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti selaku penanggung jawab kasus malah disebut memanfaatkan kasus Mirna ini. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menuding Khrisna ingin naik pangkat melalui kasus itu.
"Mungkin ya dia pengen jabatan lebih tinggi," ungkap Siane Indriani selaku anggota Komisioner Komnas HAM di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/2). "Kan sebentar lagi Kabareskrim kalau tidak salah akan ganti. Mungkin Pak Tito bisa naik, nanti dia bisa naik."
"Ya setiap orang pengen jabatan lebih tinggi," sambung Siane. Ia pun mengaku kecewa dan menyayangkan tingkah Khrisna yang sebelumnya sering mengupdate status di media sosial, terutama Facebook, tentang kasus pembunuhan Mirna ini.
"Saya tidak membenci pihak kepolisian," jelas Siane. "Cuma cara-caranya yang saya sesalkan. Ada status Facebook yang intinya berisi, 'Hii ada yang bohong ya di TV. Padahal kami belum keluarkan bukti.'"
Sementara itu, saat ini akun Facebook Kombes Krishna sudah tak berisi update tentang Mirna dan tak diperuntukkan untuk publik lagi. Melihat hal itu, Siane pun seakan ikut lega. "Oh mungkin dia sudah sadar," tuturnya.
(wk/)