Ibu mertua mengungkapkan firasat yang didapatnya sebelum Pilot Mayor Ivy tewas saat pesawat jatuh.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Februari 2016 - 18:31 WIB
WowKeren - Tewasnya Pilot Mayor Ivy Safatillah telah meninggalkan luka mendalam untuk keluarga yang ditinggalkan. Ivy sebelumnya merupakan pilot pesawat tempur Super Tucano yang jatuh di pemukiman warga di Jalan LA Adisucipto, Kecamatan Belimbing, Kota Malang, Jawa Timur, pukul 12:00 WIB.
Rasa tak tercaya pun dirasakan oleh Asmawati Brantisinduwijoyo selaku mertua Ivy. "Saya nggak percaya anak saya sudah nggak ada," ujarnya saat ditemui di rumah duka, Rabu (10/2). Ia mengaku tak kuat menahan air mata mendengar kabar buruk ini.
"Dia anak yang baik, hormat pada mertua. Anak saya, istrinya Ivy juga menangis," sambung Asmawati. Ia juga mengungkapkan firasat yang didapatnya sebelum sang menantu berangkat dan meninggalkan keluarga untuk selama-lamanya.
Asmawati menganggap ada yang berbeda saat Ivy berpamitan sebelum berangkat ke Malang. Ia merasa pamitan tersebut seakan-akan seperti mereka tak akan bertemu kembali. Ivy bahkan juga meminta maaf untuk semua kesalahannya selama ini.
"Dia salaman, memeluk saya lalu mencium pipi kiri dan kanan," jelas Asmawati. Saat akan berangkat, Ivy sempat melarang seluruh keluarganya untuk menjenguknya di tempatnya bertugas di Malang. Asmawati tak menyangka saat-saat itu akan menjadi yang terakhir kalinya melihat Ivy.
(wk/)