TNI AU tidak akan menerbangkan Super Tucano lainnya sebelum penyebab jatuhnya pesawat di Malang diketahui.
- Tim WowKeren
- Jumat, 12 Februari 2016 - 15:06 WIB
WowKeren - Peristiwa jatuhnya pesawat latih di Malang menjadi sorotan publik. Tim gabungan TNI dan Polri telah menyelesaikan evakuasi badan pesawat yang ada di Jalan LA Adisucipto, Gang 12, Kecamatan Blimbing.
Hingga kini investigasi untuk menemukan penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut masih diselidiki. Selama menunggu hasil investigasi, pihak TNI AU memutuskan untuk tidak menerbangkan 11 Super Tucano yang ada di Skadron 21 Abdulrachman Saleh.
"Super Tucano yang lain tidak kita terbangkan terlebih dahulu," ujar Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Abdulrachman Saleh, Marsekal Pertama Djoko Senoputro. "Sambil kita lakukan analisa dan kajian."
Djoko mengungkap jika Super Tucano TT-3108 yang jatuh tersebut merupakan pesawat baru. Oleh karena itu, pihaknya tidak berani menerbangkan pesawat sejenis lainnya sebelum mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Sementara itu, Super Tucano jatuh menimpa rumah warga di Malang pada rabu (10/2). Pesawat itu jatuh saat menjalani test flightusai pemeliharaan 300 jam terbang. Akibat insiden itu, empat orang menjadi korban tewas.
(wk/)