Kombes Krishna Murti mengungkapkan jumlah preman di Kalijodo saat ini sudah jauh berkurang.
- Tim WowKeren
- Selasa, 16 Februari 2016 - 08:48 WIB
WowKeren - Salah satu kendala yang harus dihadapi pemerintah DKI Jakarta saat akan merelokasi Kalijodo adalah keberadaan sejumlah preman di kawasan itu. Namun Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengaku hal itu bukanlah ancaman yang berarti.
Menurut Krishna Murti jumlah preman sudah jauh lebih berkurang saat ini. Karena itulah kepolisian tak gentar saat pemerintah memutuskan untuk melakukan relokasi di Kalijodo.
"Preman saat zaman saya (Kapolsek Penjaringan) itu memang banyak," ujar Krishna pada Senin (15/2/2016). "Sudah saya habisin sejak zaman saya."
Menurutnya saat ini sudah tak ada geng preman besar hanya sebagian kecil saja yang kerap berada di sejumlah kafe. "Sudah nggak ada geng Macan dan geng lainnya," tuturnya.
Krishna menuturkan masalah utama yang harus dihadapi saat merelokasi bukanlah soal menghadapi preman. Baginya masalah yang terpenting adalah kehidupan para penduduk Kalijodo setelah relokasi tersebut.
"Yang masalah, setelah itu (relokasi) mau ke mana?" ungkapnya. Namun terlepas dari semua permasalahan Kalijodo, Krishna mengaku Polda siap membantu jika dibutuhkan untuk merelokasi kawasan tersebut.
(wk/)